This page has been disabled.

This is probably due to a breech in our terms of service agreement. If you are the Blog registrant, please contact Blogdrive Support for assistance.

But hey, while you're here, enjoy some recent Blogdrive entries:

alurilmu
Potret
Hati 9(1)

Aiman, Qisya dan FaezAIMAN DAN QISYA BERADA DI LUAR RUMAH. Mereka membersihkan keliling rumah. Kerja di kolam hanya beri makan ikan sahaja. Itu sudah dilakukan. Jadi masa pagi selebihnya digunakan untuk mengutip sampah. Sampah dari tumbuhan dan bahan-bahan plastik serta kertas-kertas dimasukkan ke dalam beg plastik hitam. Apa sahaja yang boleh menyebabkan pencemarkan alam dibersihkan. Apa sahaja yang boleh menakung air dilupuskan. “Semua penduduk kena jadi warganegara yang bertangggung jawab. Semua orang kenalah peka dengan seruan pihak kerajaan untuk menjaga alam sekitar. Tak buang sampah di sana sini.” Semasa memasukkan sampah ke dalam beg plastik hitam, sempat juga Aiman meluahkan rasa geram pada sesetangah kelompok manusia. “Qisya pun rasa nak marah apabila tengok orang-orang yang tak rasa apa-apa bila buang sampah ikut suka dia. Merata-rata buang sampah, di atas jalan raya, di tepi jalan, di atas lantai bangunan awam. Patutnya simpan dulu, bila... (more)

Christmas Zone
Christmas Zone -
Christmas Music and Videos

.

Heater Dude
Pellet Stove Installatio
n Tips

Check out this easy guide to install your own pellet stove

Truth in Love
Christianit
y vs.
Government
Schools

Link: about.me/gideonsword THE TIME IS NOW FOR EXODUS FROM GOVERNMENT SCHOOLS Author: Debbie O'Hara Source: InPlainSite.org - 06.09.2004 Why would Christian parents send their children to government schools? Not realizing the extent of the risks involved to their well being, my children at one time attended these schools. To our shame, it was a non-Christian that asked how we as Christians could send our children to schools that denigrate all that we hold dear. It is tough today for parents to claim ignorance as the slightest research into their local school will show they heavily promote hedonism, socialism, immorality and an anti-family agenda. Like many families, my husband and I both worked outside the home and in a sense were grateful that our children were taken care of during the day through the schools and as a bonus they were getting a "good education". In fact we felt truly fortunate that our children were in one of the top... (more)

hashireonna
Tangan Tuhan
Ada pertanyaan yang nyangkut terkait proses perpisahan saya dengan Roy. Apa benar baru sekarang Tuhan memberi jalan? Kenapa baru sekarang? Tiga pekan lalu, bos saya meminta anak-anak buahnya ini pada ngambil cuti. Kalau gk perintah, kayaknya saya gk akan pernah ngambil cuti. Si bos jg mau ngabisin cuti yang tidak bisa diuangkan. Jadilah saya cuti sejak tanggal 8 November untuk sepekan. Bukan direncanakan, cuti itu menjadi langkah awal untuk meninggalkan Roy. Tapi hari sebelum cuti (gk ngasih tau Roy kl saya cuti, bilangnya cuma pulang ke rumah kyk weekend biasa), saya bertanya bagaimana kl saya berhenti kasih kabar? Dia jawab akan nyusul ke rumah. Saya menghilang sepekan. Roy tau, ini aksi saya untuk tak memberi kabar. Tiap hari dia bilang, kalau sudah selesai mau menyendirinya cepat kabarin, dia khawatir. Hp lebih sering off. Saya 2 kali ketemuan sama temen2 (yang mana gk pernah bisa saya lakukan dengan leluasa sejak jalan bareng sama Roy). Jalan sekali sama kakak.... (more)




Copyright © 2003 - 2005 NeverX All rights reserved.
Tag board Rules     Privacy policy     Terms of Service